Plagiarism Screening

TIME Journal: Transformation of Islamic Management and Education sangat menjunjung tinggi integritas akademik dan memiliki kebijakan tanpa toleransi (zero-tolerance) terhadap plagiarisme, fabrikasi, maupun falsifikasi data. Seluruh naskah yang masuk akan melalui prosedur deteksi plagiarisme yang ketat guna memastikan orisinalitasnya sebelum diteruskan ke tahap peer-review.

1. Perangkat Penyaringan Setiap naskah yang dikirimkan ke TIME Journal akan dipindai untuk mendeteksi potensi plagiarisme menggunakan perangkat lunak pemeriksa kemiripan berstandar industri, utamanya Turnitin (atau iThenticate).

2. Batas Toleransi Kemiripan (Similarity Threshold) Batas maksimal indeks kemiripan (similarity index) yang dapat diterima adalah 20%. Dalam proses penghitungan indeks kemiripan, elemen-elemen berikut akan dikecualikan (excluded) dari parameter penyaringan:

Ø  Daftar Pustaka / Referensi

Ø  Kutipan langsung (yang diapit dengan tanda kutip ganda secara tepat)

Ø  Afiliasi standar dan identitas penulis

3. Penanganan Kasus Plagiarisme

Ø  Saat Pengiriman Awal: Jika sebuah naskah menunjukkan tingkat kemiripan antara 21% hingga 30%, naskah tersebut akan dikembalikan kepada penulis korespondensi untuk segera direvisi dan diparafrase.

Ø  Penolakan Langsung: Naskah dengan indeks kemiripan di atas 30%, atau yang menunjukkan bukti nyata adanya plagiarisme yang disengaja (misalnya menyalin seluruh paragraf dari satu sumber tanpa atribusi), akan langsung ditolak tanpa melalui proses peer-review.

Ø  Penemuan Pasca-Publikasi: Jika plagiarisme ditemukan setelah artikel diterbitkan, dewan redaksi akan melakukan investigasi sesuai dengan pedoman Committee on Publication Ethics (COPE). Jika terbukti bersalah, artikel tersebut akan ditarik secara resmi (retracted), dan pemberitahuan penarikan akan diterbitkan. Penulis juga dapat dikenakan sanksi larangan permanen (banned) untuk mengirimkan naskah ke jurnal ini di masa mendatang.